Singkatnya: MiCA tidak melarang warga UE untuk memegang atau menggunakan USDT. Yang dibatasi adalah penerbitan dan penawaran publik stablecoin tanpa izin UE di dalam wilayah UE. Tether saat ini belum memperoleh izin EMT (Electronic Money Token) di bawah MiCA, sehingga bursa dan penerbit kartu berlisensi UE memperketat dukungan terhadap USDT — namun kartu itu sendiri tetap dapat digunakan secara normal di POS, e-commerce, dan pembayaran langganan melalui jaringan Visa / Mastercard.
Apa yang Diperketat oleh MiCA
Bab stablecoin dalam MiCA (Title III/IV) mulai berlaku pada 30 Juni 2024, mewajibkan penerbit stablecoin yang ditawarkan kepada publik UE untuk memiliki izin UE, mendirikan entitas di UE, serta memenuhi kewajiban cadangan dan pengungkapan. Yang terdampak terutama adalah:
- Bursa berlisensi UE: Binance, Kraken, Crypto.com, dan lainnya secara bertahap menghapus atau membatasi pasangan perdagangan spot USDT untuk pengguna UE.
- Penerbit kartu berlisensi UE: aset penyelesaian default beralih dari USDT ke USDC (Circle telah memperoleh izin MiCA) atau EURC.
Namun memegang USDT, bertransaksi menggunakan kartu USDT dari platform non-UE, dan transfer on-chain tidak dilarang.
Kondisi Kartu USDT di UE Saat Ini
Dari sisi penggunaan praktis, ada dua kategori:
1. Penerbit kartu berlisensi UE (seperti versi UE dari Crypto.com Visa dan jalur UE Wirex) Mata uang penyelesaian “saldo kartu” pada kartu jenis ini semakin banyak yang defaultnya USDC atau EURC. Kamu masih bisa mendepositkan USDT, tetapi platform akan mengonversinya ke stablecoin yang sesuai regulasi UE saat deposit atau transaksi. Aturan spesifik mengacu pada halaman resmi penerbit kartu masing-masing — lihat Crypto.com Visa dan Wirex.
2. Penerbit kartu berlisensi non-UE (Asia-Pasifik, Hong Kong, wilayah Britania, dll.) Kartu jenis ini tidak berada di bawah yurisdiksi langsung MiCA. Warga UE secara teoritis dapat mendaftar dan bertransaksi, namun perlu diperhatikan:
- Alamat KYC: sebagian kartu secara eksplisit tidak menerima alamat tempat tinggal di UE.
- Deposit fiat: transfer SEPA dari bank UE ke platform tersebut mungkin akan diblokir oleh kepatuhan di sisi bank.
- Pelaporan pajak: bagi yang tinggal di UE, catatan transaksi tetap dianggap sebagai pelepasan aset kripto pribadi dan perlu dilaporkan sesuai aturan negara masing-masing.
Rekomendasi Praktis
- Jika mengutamakan keamanan dan kepatuhan: pilih kartu berlisensi UE yang menggunakan penyelesaian USDC/EURC, tukar USDT ke USDC terlebih dahulu di bursa luar UE sebelum mengisi saldo.
- Jika hanya ingin membelanjakan USDT yang sudah dimiliki: kamu bisa terus bertransaksi menggunakan kartu USDT yang ada, tetapi bersiaplah menghadapi kemungkinan “saluran top-up suatu saat bisa semakin terbatas” — ini adalah penilaian editorial, bukan prediksi.
- Yang tidak boleh dilakukan: jangan mencoba melewati aturan penggantian stablecoin platform berlisensi UE (misalnya mendaftar akun non-UE menggunakan VPN padahal tetap bertransaksi di UE). Risiko kepatuhannya jauh lebih besar dibanding selisih kurs yang bisa dihemat.
Untuk perspektif kepatuhan UE secara lengkap, lihat /compliance/eu; untuk informasi dukungan kartu USDT di berbagai wilayah, lihat Negara mana saja yang mendukung kartu USDT.